Stroke
Stroke
Dorkas Manroe
Menurut WHO, stroke adalah tanda-tanda klinis mengenai gangguan fungsi serebral secara fokal atau global, yang berkembang dengan cepat, dengan gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih, atau mengarah ke kematian tanpa penyebab yang keliatan, selain tanda-tanda yang berkenaan dengan aliran darah di otak (1988)
Stroke dibagi dua kelompok besar yaitu
1. Stroke Pendarahan (hemoragik)
- Pendarahan subarakhnoid (PSA) , Darah yang masuk ke selaput otak
- Pendarahan intraserebral (PIS) , intraoarenkim atau intraventrikel, Darah yang masuk ke dalam struktur atau jaringan otak
2. Stroke nonpendarahan (Iskemik/infark)
- Transient Ischemic Attack (TIA) Serangan stroke sementara yang berlangsung kurang dari 24 jam
- Reversible Ischemic Neurologic (RIND) Gejala neurologis akan menghilang antara >24 jam sampai dengan 21 hari
- Progressig stroke atau store in evolution , kelainan neurologis sudah lengkap menetap dan tidak berkembang lagi
Faktor resiko stroke
1. Faktor resiko internal
- Umur, makin tua kejadian stroke makin tinggi
- Jenis kelamin laki-laki berisiko stroke
- Riwayat keluarga (orangtua dan saudara) yang pernah mengalami stroke pada usia muda maka yang bersangkutan berisiko tinggi terkena stroke
2. Faktor resiko eksternal
- Hipertensi
- Diabetes melitus / kencing manis
- Transient Ischemic Attack (TIA) Serangan lumpuh sementara
- Peminum alkohol
- Infeksi Virus dan bakteri
- Fibrilasi atrial jantung
- Pascastroke
- Perokok Hiperhomocysteinemia
- Stress fisik / mental
- Obesitas / kegemukan
- Obat-obatan, misalnya obat kontrasepsi oral / pil KB
- Kurang aktifitas fisik
- Hiperkolesterolemia
3. Faktor risiko generasi baru
- Homosistein tinggi
- Plasma fibrinogen
- Lipoprotein
- Virus herpes / sitomegalovirus, helicobacter pylori
- Genetik atau bawaan (ACE Polymorphisms, Human Leucocyte antigen/HLA-DR, Class II Genotype)
Tanda atau gejala stroke awal
1. Mulut mencong (Facial Drop) : Salah satu sisi muka tertinggal/tidak bereaksi
2. Gangguan bicara dan bahasa : Tidak mampu bicara / bicara pelo/cadel/kalimat salah
3. Lengan lemah : Salah satu lengan bergerak turun/tidak sejajar
4. Gangguan gerakan bola mata dan gangguan koordinasi gerak
Stroke akut bisa terkena otak
1. Otak besar fungsinya berhubungan dengan fungsi intelektual yang lebih tinggi, fungsi bicara, integrasi menerima informasi dan pengontrolan gerakan halus
2. Otak kecil berfungsi untuk mengatur koordinasi gerakan dan keseimbangan tubuh.
3. Batang otak, mengedalikan berbagai fungsi dasar organ, seperti koordinasi gerakan mata, kesadaran,, mengatur pernapasan dan fungsi jantung (tekanan darah)
Komentar
Posting Komentar