Belanja Kebutuhan Pokok dan Sayur-Mayur di Pasar Tradisional Yuks

Belanja Kebutuhan Pokok dan Sayur-Mayur di Pasar Tradisional Yuks
Dorkas Manroe


Ketika disuruh memilih, belanja di Pasar Tradisional apa di Supermarket ? Pasti kebanyakan memilih Pasar Tradisional, murah dan banyak pilihan. Biarpun suasananya becek, jorok dan bau. Tapi sekarang sudah banyak Pasar Tradisional yang sudah bersih dan di tata dengan rapi.

Pasar Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, salah satunya. Pasar yang dikelola PD Pasar Jaya ini, sudah direnovasi sehingga pembeli dapat mudah mencari bahan kebutuhan pokok yang diperlukan. Di lantai basement / dasar, khusus menjual sayuran  dan ikan daging. Selain itu, di Pasar ini juga menjual mainan anak dan pakaian.

"Lebih suka belanja di Pasar Tradisional, biasanya ke Pasar Impres Senen atau Pasar Baru Bawah. Lebih lengkap dan harga lebih murah" Roshan Singh Dhaliwall

"Biasa belanja ke Pasar Tradisional, Pasar Depok Baru. Harganya murah dan bersih, kalau becek pas hujan saja. Kalau tidak hujan, tidak becek" Ratu Sarah.

"Kalau ke Pasar tradisional biasanya belanja lauk dan sayur-mayur karena seger-seger. Harganya murah dan pilihannya banyak. Kalau ke supermarket biasanya belanja sabun dan perlengkapan rumah-tangga lainnya, barang-barangnya lengkap dan banyak diskon" Maria Ngantung.

"Pasar Tradisional, dekat rumah, harganya murah dan bisa ditawar. Apalagi kalau sudah langganan, biasanya dikasih harga miring" Rebecca Sitompul.

Tapi ada yang juga yang belanja di Supermarket, alasannya sih lebih ke suasana.

"Selama ini lebih suka belanja di Supermarket, lebih aman saja" Ira Trisnawati.

"Lebih suka belanja di Supermarket, lebih bersih dan bisa milih barang yang sesuai kita inginkan. Terkadang juga harga jauh lebih murah di Supermarket di banding pasar tradisional, suka ada Promo" Emmy Olivia Scouttia.

"Supermarket, suasananya lebih nyaman dan tidak berdesak-desakan. Apalagi kalau bawa anak-anak, aman" Dewi Manurung.

Kelebihan lain di Pasar Tradisional itu, harganya murah dan bisa ditawar. Apalagi yang jago menawar, pasti bisa dapat harga sesuai yang diinginkan.

Disini kita juga bisa memilih daging / ayam / ikan yang fresh. Misalnya kalau ikan, kita bisa lihat insangnya masih berwarna merah atau tidak. Atau kalau ayam, kalau ingin fresh, bisa pilih ayam hidup dan minta dipotongkan. 

Untuk sayur-mayur juga bisa beli paketan, misalnya mau masak sayur lodeh. Kita tinggal bilang saja, beli sayur lodeh. Nanti kita akan dikasih plastik yang isinya sayuran yang ada di lodeh. Jadi tidak perlu beli satuan. Jatuhnya akan mahal.

Di pasar tradisional, kita bisa juga membeli bumbu jadi. Nah, kalau yang tidak mau ribet membuat masakan dengan bumbu dapur, bisa beli disini. Misal, mau masak opor ayam, tinggal bilang saja "Beli bumbu opor ayam". Nanti bumbu yang kalian beli itu, tinggal langsung diolah saja dirumah. Tidak perlu lagi, kupas atau pun marut. Itu butuh waktu lama bukan.

Kalau ke Pasar Tradisional juga harus berhati-hati, keamanan disini belum sepenuhnya aman. Jangan memakai perhiasan yang terlalu mencolok, bisa dicopet. Dan jangan berdandan terlalu menor, bisa dikasih harga mahal. Berpakaianlah seperti biasa, untuk aman dari tindakan kriminal.

Jadi, mari kita dorong Pasar Tradisional untuk lebih ditata dan lebih baik agar kita sebagai pembeli lebih nyaman saat berbelanja seperti di supermarket.

Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan Populer